Jumat, April 17, 2026
BerandaEkonomiBUMDesKurangi Sampah Organik, Bupati Lamongan Launching Eduwisata Semaggot Sekaran

Kurangi Sampah Organik, Bupati Lamongan Launching Eduwisata Semaggot Sekaran

Jagatpos.com, Lamongan – Wisata Edukasi Semaggot Sekaran dilaunching Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di TPS-3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle) Desa / Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Sabtu (10/12/2022).

Wisata Edukasi Semaggot Sekaran ini merupakan keberhasilan inovasi pengurangan limbah organik dengan teknologi pengelolaan sampah terintegrasi dengan adanya maggot, ayam, dan lele serta hidroponik.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Sekaran mampu menekan biaya pengeluaran untuk pemindahan sampah yang menumpuk sejumlah 25 juta per tahunnya. Sebelum adanya program ini, kondisi limbah anorganik masih dibakar, sedangkan untuk limbah jenis plastik botol dijual.

“Inovasi yang sangat luar biasa, karena bisa mengelola lingkungan dengan baik, terlebih juga dapat menghemat biaya pengelolaan,” ucap Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dalam sambutannya.

Selain dapat menekan biaya pengelolaan sampah, adanya program yang diinisiasi oleh BUMDes “Sekar Sejahtera” bersama Mahasiswa Program Matching Fund Universitas Islam Lamongan (UNISLA) ini juga dapat menambah penghasilan warga setempat.

Mufid Dahlan, selaku Ketua Program Matching Fund UNISLA menyampaikan, bahwa produksi pakan dan pupuk maggot ini 2-4 ton per tahunnya, dan hasil produksi akan didistribusikan kepada petani bawang di Sekaran dengan harga 10 ribu per karung.

“Kita menghasilkan 2-10 ton, saat ini kami masih mendistribusikan di lingkup wilayah desa sini,” ungkap Mufid Dahlan.

Berdiri sejak 2021, Semaggot ini dinyatakan bisa terus dilakukan, karena adanya perputaran dari siklub baby maggot hingga larva BSF. Mufid Dahlan juga mejelaskan keunggulan pupuk dan pakan maggot ini mengandung anti bakteri atau lebih banyak mengandung bakteri yang menguntungkan seperti E.coli bagi ternak maupun tumbuhan.

Masih dalam kesempatan ini, Direktur BUMDes Sekar Sejahtera, Basuki Rahmat menyampaikan bahwa adanya Wisata Edukasi Semaggot Sekaran ini sebagai upaya untuk mewujudkan Desa Sekaran Menjadi Desa Mandiri Sampah Pada Tahun 2025.

“Terima kasih kepada Bupati Lamongan telah melaunching Wisata Edukasi Semaggot Sekaran ini. Semoga adanya wisata ini dapat mendukung terwujudnya program Desa Sekaran Menjadi Desa Mandiri Sampah Pada Tahun 2025,” harap Basuki Rahmat.

Sementara itu, Kades Sekaran, H Isman Affandi berharap pengolahan sampah menjadi Wisata Edukasi Semaggot Sekaran ini dapat dicontoh dan menjadi solusi pengolahan sampah di Desa-Desa lainnya. *[BP]

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER

KOMENTAR